Diimingi Pinjaman 3 Milyar Tanpa Anggunan Warga Natar Lamsel Kehilangan 300 Juta

Lampung Selatan__Berhati hatilah dalam menerima tawaran dari siapapun yang menjanjikan sejumlah uang pinjaman tanpa jaminan dengan syarat terlebih dahulu menyetorkan sejumlah uang sebagai simpanan pokok, jangan sampai seperti yang dialami Subagio (63) warga Desa Branti Raya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, dirinya kini kebingungan ketika uang yang dijanjikan tak kunjung diterima bahkan uang simpanan miliknya senilai 300 juta rupiah kini entah kemana.

Kepada media ini, Sabtu (27/11/2021), Subagio menceritakan dirinya mendapat tawaran dari rekan anaknya tentang pinjaman yang bisa tanpa anggunan dengan syarat harus menyetorkan uang senilai 300 juta sebagai simpanan pokok

“, tahun 2019 anak saya ditawari teman nya yang bekerja di bank, katanya kalau mau dapat pinjaman 3 milyar tanpa jaminan bisa dan syarat nya harus setor dulu 300 juta, tapi hingga hari ini duit itu nggak ada dan yang punya saya malah belum dibalikin oleh petugas nya ” terang Subagio.

Subagio menambahkan, dirinya telah berkali-kali menanyakan kepada orang yang mengaku sebagai pegawai koperasi tersebut namun masih saja uang miliknya tidak dikembalikan

“, karena saya tahu rumah orang yang mengaku pegawai BTM itu jadi saya udah sering mendatangi nya tapi dia selalu beralasan ” ucapnya.

Kini subagio berharap itikad baik dari orang yang mengaku pegawai sebuah koperasi simpan pinjam tersebut, untuk mengembalikan saja uang 300 juta miliknya daripada harus menempuh jalur hukum

“, saya berharap dia mau mengembalikan uang saya yang 300 juta itu secepatnya karena ini udah 3 tahun dan saya masih berharap ini diselesaikan secara baik- baik daripada saya laporan ke polisi karena saya sudah pernah cek ke kantor BTM menurut pegawai BTM dia itu bukan pegawai BTM bahkan mereka nggak kenal ” pungkasnya.

By : Magel Hen

7 Tahun Laporan Kehilangan Mobil Tidak Ada Kelanjutan, Warga Sukarame Bandar Lampung Kecewa

Bandar Lampung__Hadi Saleh (57) Warga Kelurahan Way Dadi Baru, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, berharap Laporan nya di Polsek Sukarame Bandar Lampung tentang dugaan penggelapan Mobil kembali dibuka

Peristiwa yang terjadi pada tahun 2014 itu berawal ketika dirinya didatangi oleh terlapor ( Ahmad Junaidi ) yang meminjam mobil dengan alasan untuk ke Tanggamus, karena memang sudah saling kenal, dia meminjamkan mobil tersebut, namun Malang bagi dirinya, mobil miliknya itu tak pernah kembali bahkan hingga hari ini.

Karena mobil miliknya tidak kunjung dikembalikan oleh terlapor, Akhirnya dia membuat Laporan ke Polsek Sukarame dengan nomor Laporan TBL / 606 – B / VIII / 2014 / LPG / RESTA BALAM / SEKTOR SKM

Sandri Wijaya (36),Salah satu keluarga Hadi Saleh (Korban ) yang mendapat kuasa untuk kembali mengusut kasus tersebut mengatakan, atas inisiatif keluarga mereka berharap agar kasus dugaan penggelapan itu bisa dibuka kembali

Menurutnya selama beberapa tahun ini mereka sekeluarga hanya merasakan kecewa baik kepada kepolisian ataupun terhadap terlapor ( Ahmad Junaidi ) yang telah menghilangkan mobil namun tidak ada tanggung jawab

“, Saya atas nama bapak Hadi Saleh, berharap kepada Polisi agar kasus ini dibuka kembali supaya kami merasa lega dan tidak terus menerus memendam rasa kecewa ” jelasnya, kepada media ini, Senin (22/11/2021).

Sementara itu, saat dihubungi melalui whatsapp Kapolsek Sukarame Kompol Warsito belum memberikan tanggapan terkait laporan tersebut.

By : Magel Hen

Sempat Buron, Pencuri Motor Nmax Milik Warga Way Ratai Pesawaran Berhasil Ditangkap

Pesawaran_ Setelah sempat kabur beberapa bulan, Pelaku pencurian sepeda Motor Nmax akhirnya ditangkap Tekab 308 Polsek Padang Cermin, pelaku ternyata selama ini bersembunyi di wilayah Rumbia Lampung Tengah

Menurut Polisi, Pelaku yang bernama Cecep (44) ini mencuri sepeda motor milik Nurhasanah (49) Warga Desa Mulyo Sari, Kecamatan Way Ratai, Pesawaran, Lampung, Pada Januari 2021 dengan cara masuk kedalam rumah korban kemudian mengambil satu unit sepeda motor Nmax

“, Telah kita amankan satu pelaku berinisial CS (44) yang melakukan aksi pencurian satu unit sepeda motor jenis Nmax Nopol B 6871 VSW pada 17 januari 2021 lalu, ” terang Kapolsek Padang Cermin AKP Darwin,mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Minggu (21/11/2021).

“, Pelaku masuk kedalam rumah korban dengan cara menvongkel jendela bagian dapur dan mengambil sepeda motor tersebut kemudian pelaku kabur ke daerah Rumbia Lampung Tengah selama beberapa bulan ini sampai akhirnya kita lakukan penangkapan pada hari jumat (19/11/2021) ” Sambungnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku yang menyebabkan korban menderita kerugian senilai 25 juta rupiah itu, kini telah diamankan di Polsek Padang Cermin dengan barang bukti sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi.

By : Magel Hen 

Bocah Kelas 6 SD Di Natar Lampung Selatan Jadi Korban Kekerasan Seksual Oleh 2 Pemuda

Lampung Selatan_ Sungguh Miris apa yang dialami (HS) Anak berusia 11 Tahun di Desa Kali Sari, Natar, Lampung Selatan ini, menjadi Korban Asusila yang dilakukan Oleh dua Orang Pria Dewasa

Terungkap dalam Laporan Orang Tua Korban Di Kepolisian Sektor Natar, peristiwa yang memilukan itu terjadi pada bulan Oktober lalu di Sebuah Kandang Ayam di Dusun Talang Sawo, Desa Krawang Sari Natar, Lampung Selatan saat itu Korban diajak oleh terduga pelaku dan terjadilah perbuatan asusila tersebut, lalu beberapa hari kemudian hal serupa terjadi lagi dengan pelaku berbeda.

Atas peristiwa tersebut orang tua kandung korban telah membuat laporan di Polsek Natar Lampung Selatan dengan nomor Laporan TBL/B- 3082/X1/ 2021/ RES LAMSEL/ SEK NATAR

Sementara itu Wakil Ketua Badan Investigasi Brantas Narkotika Maksiat,(BIN BNM RI ) Magel Hen, yang juga memantau kasus tersebut, berharap Kepolisian segera melakukan penyelidikan dan memeriksa para terlapor.

“, Ini sangat memprihatinkan karena korban nya anak kecil dan pelaku nya laki laki dewasa bahkan menurut tim saya itu pelakunya lebih dari satu orang ” ungkap Magel Hen, Senin (15/11/2021).

Dirinya menambahkan akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar kasus tersebut segera mendapat perhatian serius

“, Saya sudah hubungi PPPA Lampung Selatan, karena ini perkara serius dan mungkin isyu yang sangat besar, saya berharap pihak terkait segera ambil tindakan, terutama kepada penegak hukum dan juga dinas terkait tolong diperhatikan aspek sosial bagi korban dan keluarganya, pastinya secara psikologis korban harus diberi pendampingan ” ujarnya.

Usai Rapat Dengan Petani Negara Mulya, BK DPRD Way Kanan Akan Panggil Doni Ahmat Ira

Way Kanan_Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Way Kanan menggelar rapat dengar pendapat, dengan beberapa petani Kampung Negara Mulya, Kecamatan Negara Batin, terkait Laporan pengrusakan tanam tumbuh terhadap lahan milik petani yang diduga dilakukan Anggota DPRD setempat Doni Ahmad Ira, rapat digelar di ruang Rapat BK DPRD Way Kanan, Jumat (12/11/2021).

ketua BK DPRD Way Kanan Haris Nasution mengatakan, agenda rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan yang dilayangkan oleh para pemilik tanah terkait konflik Tanah dengan anggota DPRD Doni Ahmat Ira.

“, Rapat hari ini merupakan tindak lanjut atas laporan yang disampaikan oleh perwakilan para pemilik tanah Kampung Negara Mulya ” jelasnya, saat dihubungi melalui whatsapp.

Haris menambahkan, setelah ini pihaknya akan memanggil pihak terlapor yaitu anggota DPRD Way Kanan Doni Ahmat Ira

“, Setelah ini Akan kita lanjutkan tahapan pemanggilan pihak terlapor, tapi belum kita rapatkan untuk jadwalnya ” ujarnya.

By : Magel Hen

Cabuli Anak 6 Tahun, Pria Jahat Di Bandar Mataram Lampung Tengah Ditangkap Polisi

Lampung Tengah_ Siman (27) Laki_ Laki Bejad asal desa Sumber Rejeki, Kecamatan Bandar Mataram,Lampung Tengah tak berkutik saat polisi menangkapnya pada Senin (8/11/2021), atas perbuatannya mencabuli anak berusia 6 tahun.

Polisi mengatakan, Siman (27) melakukan perbuatan cabul tersebut terhadap anak berusia 6 tahun di sebuah rumah kosong dengan cara memasukkan jari nya kedalam kemaluan korban.

“, Kejadiannya pada hari Senin (08/11/2021) sekira pukul 13.00 Wib di rumah kosong milik Saudara Sutris, Kampung Sriwijaya Mataram, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah.” Ungkap Kapolsek Seputih Mataram Iptu Yudi Kurniawan, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Oni Prasestya, Selasa (9/11/2021).

“, Kemudian sekira pukul 15.00 Wib korban mendatangi ibu kandungnya dan menunjukan celana dalam miliknya ada noda darah. Kemudian ibunya bertanya kepada korban dan korban menjawab bahwa kemaluan milik korban dimasukan jari telunjuk oleh pelaku sebanyak 1 (satu) kali di rumah kosong.’’ Sambungnya

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kesakitan dan mengeluarkan darah dari kemaluannya dan ibu kandung korban melaporkan ke Polsek Seputih Mataram.

Setelah menerima Laporan dan menyita barang bukti berupa 1 (satu) potong kaos warna biru,1 (satu) potong celana pendek warna hitam, 1 (satu) potong celana dalam warna merah jambu ada bercak darahnya.

“, Selanjutnya Anggota Reskrim Polsek Seputih Mataram melakukan penangkapan terhadap pelaku di kediamannya dan diamankan ke Polsek Seputih Mataram guna pemeriksaan lebih lanjut. ” ujarnya.

By : Magel Hen

Cekcok Karena Suami 4 Hari Tidak Pulang, Isteri Di Natar Lamsel Kena Tampar

Lampung Selatan_ Tiara (40) Ibu rumah tangga, Warga Desa Tanjung Sari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Mengalami memar pada bagian pipinya setelah ditampar oleh suaminya, peristiwa penganiayaan itu terjadi di Depan Pom Bensin Batu Puru, Senin (8/11/2021).

Kepada media ini, Tiara, Menceritakan, saat itu dirinya menemui suaminya dan menanyakan kenapa tidak pulang kerumah,namun hal itu malah membuat suaminya marah dan terjadilah pemukulan.

“, Saya ditampar karena dia (Suami) nggak terima saya tanya kenapa nggak pulang udah empat hari ” kata Tiara.

Merasa tidak terima karena telah dianiaya, akhirnya Tiara melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian dengan surat laporan nomor LP/ B-3041/ XI / 2021 / RES LAMSEL/ SEK NATAR.

“, Saya sudah laporan ke Polsek Natar ” Pungkasnya.

Tersambar Petir Kios Bensin Di Tegal Sari Pringsewu Terbakar

Pringsewu_ Kios Penjualan BBM di Pekon Tegal Sari Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu Lampung mengalami kebakaran pada Sabtu ( 6/11 /2021), Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa tersebut membuat panik warga di sekitar lokasi kejadian.

Menurut Sugiman (47) saksi mata yang berada di lokasi kejadian kebakaran tersebut terjadi beberapa menit setelah petir sehingga menurutnya api berasal dari sambaran petir.

“, Kejadiannya pas hujan tadi ada petir besar sekali, sekira jam 17: 00, saya kebetulan lagi di rumah pak Gun (pemilik kios) jadi saya lihat ada api yang menyambar dari kabel yang terbakar, karena api cepat membesar kami nggak berani memadamkan ” jelasnya.

Dirinya menambahkan, Kondisi kios yang terpisah dengan rumah pemiliknya sehingga api tidak langsung membakar rumah, namun api terus membesar dan beruntung petugas pemadam kebakaran segera tiba dilokasi.

“, Kami bersama warga berusaha menyelamatkan barang- barang dengan membawa keluar rumah ” imbuhnya 

Hingga berita ini diturunkan petugas pemadam kebakaran dari pemda setempat yang menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran masih berjuang untuk memadamkan api yang terlihat semakin besar.

By : Magel Hen

Tidak Terima Mantan lsteri Menggelar Syukuran Cucunya, Pria Di Pesawaran Mengamuk

Pesawaran_Polsek Gedong Tataan menangkap pelaku penganiayaan pada Rabu ( 3/11/ 2021), Jamaan (43) warga Desa Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran,Lampung, ditangkap karena menganiaya Ahmad (50),dengan menggunakan sebilah golok.

Menurut keterangan Polisi,Korban Ahmad (50) warga Desa Poncokresno, dianiaya oleh pelaku dengan menggunakan sebilah golok sehingga mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian puggungnya.

“, Kejadiannya Pada hari Rabu (3/11/2011) sekira pukul 16.00 wib di dusun. Trikora Desa Poncokresno Kecamatan Negeri katon,pelaku datang ke rumah korban degan menggunakan sepeda motor, setibanya di kediaman korban pelaku bertemu dengan anak korban Fepen dan menanyakan (Siapa yang Suruh bikin Acara di Sini ? ) belum sempat menjawab kemudian Pelaku Mencabut sebilah Golok yang di selipkan didalam jaket dan kemudian ditebaskan ke dinding ” kata Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Jumat (5/11/2021).

“, Selanjutnya Pelaku yang bertemu dengan korban dan istri korban, langsung menebaskan sebilah Golok ke Punggung bagian kiri korban , korban ingin mengamankan Golok tersebut namun melukai pergelangan tangan kanan korban, ” lanjut Kapolres.

Menurut AKBP Vero,pelaku menganiaya korban diduga karena sakit hati isteri korban yang merupakan mantan isteri pelaku mengadakan syukuran cucunya tanpa memberitahukan kepada pelaku

Kemudian pelaku langsung di amankan masyarakat sekitar dan korban langsung di bawa menuju Klinik Aqil Medika pringsewu dan langsung di rujuk ke Rumah Sakit Mitra Husada.

“, Pelaku saat ini telah kita tahan di Polsek Gedong Tataan untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut ” Pungkasnya.

By: Magel Hen

Fauzi Malanda Angkat Bicara Terkait Konflik Tanah Petani Waykanan Dengan Anggota DPRD

Bandar Lampung_ Sengketa Tanah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Way Kanan dengan 22 orang petani asal kampung Negara Mulya,Kecamatan Negara Batin,Kabupaten Way Kanan, mendapat perhatian dari tokoh masyarakat sekaligus pengamat sosial Fauzi Malanda RDB.

Saat ditemui di Kantornya, Selasa (2/11/2021), Fauzi Malanda mengaku prihatin dengan konflik lahan yang melibatkan wakil rakyat dengan 22 orang petani kampung Negara Mulya,Kecamatan Negara Batin,Kabupaten Way Kanan yang perkaranya kini ditangani Polda Lampung

“, Saya merasa prihatin kenapa bisa wakil rakyat berkonflik dengan rakyat ini sesuatu yang ironis menurut saya ” ucap Fauzi.

Menurutnya, Semua pihak harus segera melakukan langkah penyelesaian agar konflik tersebut tidak berkepanjangan dan memunculkan beragam polemik dimasyarakat.

Tokoh Anti Narkoba ini mengatakan, apapun yang berkaitan dengan masyarakat negara wajib hadir karena itu merupakan kewajiban dalam kehidupan bernegara.

“, Harus diselesaikan karena itu kaitannya dengan masyarakat dan pemerintah harus hadir dalam memberikan kepastian hukum dan melindungi hak masyarakat itu sendiri ” tegas dia.

Terkait laporan yang kini ditangani oleh aparat penegak hukum, Fauzi berharap agar segera ada titik terang supaya kata dia, kepercayaan publik terhadap penegakan hukum dapat nyata dirasakan.

“, Saya mendukung penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan penetapan status terhadap laporan 22 petani tersebut, sehingga ada kepuasan masyarakat terhadap penegakan hukum khususnya di Provinsi Lampung yang kita cintai ini ” Pungkasnya.

By: Magel Hen