Tak Terima Isteri Disebut Babi, Pria Di Lampung Tengah Injak Tubuh Tetangganya Hingga Pingsan

Lampung Tengah_Sadiyo (48) Warga Kampung Dono Arum Kecamatan, Seputih Agung, Lampung Tengah, harus mendekam dibalik jeruji besi setelah Polisi mengkap dirinya pada Rabu (22/09/2021) sekira pukul17.30 WIB. 

Sadiyo ditangkap karena aksinya melakukan penganiayaan terhadap Nur Izati (31) yang merupakan tetangga nya, karena tidak terima Anak  korban mengirim pesan ke ponsel istrinya dengan mengatakan istrinya Mirip Babi.

“, Awalnya korban, mempunyai anak umur 6 tahun menscreenshoot photo istri Pelaku dan mengirimkan ke Istri Pelaku melalui whatsapp dengan kata kata “Gilo, mukanya kaya babi” mendapatkan chatan tersebut istri pelaku langsung mencari korban dengan tujuan untuk menegur korban dan meminta agar mendidik anak korban supaya menghormati orang tua.”Kata KapolsekTerbanggi Besar AKP Made Silva Yudiawan,mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Oni Prasetya,Kamis (23/9/2021).

Lalu,setelah sempat adu mulut dengan korban, isteri pelaku kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada suaminya (pelaku), merasa tidak terima,Pelaku tersulut emosi dan langsung mendatangi rumah korban dengan mengendari mobil pick up milik Pelaku.

“, Setelah sesampainya di rumah korban,pelaku langsung turun darimobil dan mengambil tali tambanng yang ada di bak mobil pick up tersebut dan masuk kedalam rumah korban kemudian mengikat tubuh korban dengan tali tambang dan melilit di leher korban sebanyak 2 kali putaran dengan tambang lalu pelaku menyeret korban dari dalam rumah hingga teras rumah korban ” sambungnya.

“, Saat di teras rumah, korban diikat dengan posisi duduk kemudian pelaku langsung mengikat kedua kaki korban dengan menggunakan sisa tali tambang yang diikat  ditubuh korban selanjutnya pelaku menganiaya korban dengan cara memukul dan menginjak nginjak korban hingga korban pinsan . Karena sudah banyak orang yang datang, pelaku dipisahkan oleh warga sekitar dan korban dibawa ke Rumah Sakit untuk Pengobatan.”Ujarnya menambahkan.

Polisi yang mendapat laporan korban memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti , kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku di daerah Poncowati. 

“, Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku SDY Als Sadiyo kami jerat dengan Pasal 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun Penjara” Pungkasnya.
Humas Res Lamteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *