Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Menguatkan Keputusan PN Blambangan Umpu Terkait Tanah Milik 22 Petani Negara Mulya

Bandar Lampung__ Pengadilan Tinggi Tanjung Karang menerima banding yang diajukan oleh termohon Sahlan cs terkait sengketa lahan dengan 22 orang petani di Kampung Negara Mulya Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.

Dalam putusan pengadilan tinggi Tanjung Karang nomor 91/PDT/2021/PT TJK disebutkan bahwa pengadilan Tinggi Tanjung Karang menerima banding dari termohon dan menguatkan keputusan pengadilan negeri Blambangan Umpu tertanggal 7 Oktober 2021 nomor 3/PDT.G/2021/PN BBU

Menyikapi hasil putusan pengadilan Tinggi Tanjung Karang tersebut Kuasa Hukum 22 Petani Negara Mulya, Anton Heri. SH, saat dihubungi melalui whatsapp, Jumat (17/12/2021) dirinya mengaku berterima Kasih kepada majelis Hakim yang telah memutuskan untuk menguatkan putusan dari pengadilan negeri Blambangan Umpu Way Kanan

Anton Heri juga mengapresiasi Putusan dari Pengadilan Tinggi Tanjung Karang tersebut, menurutnya hal itu merupakan bukti bahwa hukum masih tegak lurus dalam membela hak masyarakat

“, Kita berterima kasih kepada Pengadilan Tinggi Tanjung Karang atas putusan yang menguatkan hasil ketetapan sebelumnya oleh PN Blambangan Umpu, ini juga adalah bukti bahwa hukum masih tegak lurus bersama rakyat ” ungkap Anton Heri

Lebih lanjut, Anton Heri sebagai kuasa Hukum 22 petani menjelaskan, bahwa setelah ini pihaknya akan menunggu salinan putusan dari pengadilan Tinggi Tanjung Karang sekaligus menentukan langkah selanjutnya jika pihak Sahlan Cs masih akan melakukan upaya hukum

“, kita sangat menghormati semua proses hukum dan setelah ini kami masih menunggu salinan putusan Pengadilan tinggi, apapun langkah hukum yang dilakukan oleh mereka itu akan kita hormati ” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *